Rabu, 07 Desember 2011

Seminar Perkembangan Kerjasama ASEAN. Cetak SDM Berkualitas Sejak Dini


PANGKALPINANG (radarbangka.co.id) - Untuk mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas dan mampu bersaing dalam rangka menghadapi kerjasama dan komunitas ASEAN, Pemerintah Kota Pangkalpinang melalui Dinas Pendidikan menyelenggarakan Seminar Sosialisasi Perkembangan Kerjasama ASEAN, ASEAN Goes to School di Hotel Santika, Rabu (22/6) dengan menghadirkan guru se Pangkalpinang.

Sosialisasi ini diharapakan mampu membuka pola pikir masyarakat terutama dunia pendidikan bahwa sejak ditandatanganinya piagam ASEAN atau ASEAN Charter Desember 2007 lalu dengan tujuan mengembangkan sumber daya manusia melalui kerjasama yang lebih erat di bidang pendidikan, teknologi dan pengetahuan.

Foster Gultom Sekretaris Direktorat Jendral Kerjasama ASEAN Kementrian Luar Negeri, mengatakan dalam Piagam ASEAN tersebut fokus utama adalah berorientasi pada masyarakat.

"Salah satu upaya untuk memasyarakatkan ASEAN itu tentu dunia pendidikan, bagaimana bisa mengembangkan masyarakat adalah paling efektif dari pendidikan, jadi pelajar anak didik kita bisa belajar tentang ilmu pengetahuan alam dan sosial itu sangat kaya sekali dan bisa melakukan pembelajaran dengan negara dari ASEAN lain," ujarnya kepada wartawan usai pembukaan seminar.

Dalam era globalisasi ini, lanjutnya masyarakat bisa mengadopsi perkembangan dan kemajuan di negara-negara ASEAN terutama pendidikan, teknologi informasinya sehingga tidak ketinggalan dan bisa bersaing dengan negara lain. Karena nantinya, tidak menutup kemungkinan akan banyak perusahaan maupun investasi yang masuk ke Indonesia, baik dibidang perdagangan, peradaban pendidikan dan sebagainya. Oleh sebab itu harus dipersiapkan sejak saat ini.

Sementara itu, Zulkarnain Karim Walikota Pangkalpinang menambahkan Kota Pangkalpinang adalah salah satu kota yang akan dijadikan sebagai tempat untuk peningkatan ASEAN Awareness dan membangun ASEAN identity di kalangan masyarakat khususnya generasi muda, oleh sebab itu harus mempersiapkan diri dengan terbentuknya komunitas ASEAN pada 2015 mendatang.

Menurutnya, sejak beberapa waktu belakangan Pangkalpinang mencanangkan program wajib belajar 15 tahun, dengan ini diharapkan memberikan kematangan yang lebih tinggi dalam penguasaan pengetahuan, kemampuan dan keterampilan, sehigga akan memperbesar peluang yang lebih baik untuk meningkatkan martabat dan harkat bangsa.

Sejauh ini, lanjutnya Pangkalpinang sudah melaksanakan kerjasama dengan negara tetangga yang merupakan Anggota ASEAN, seperti Malaysia dengan program sister city dan pertukaran pelajar, kemudian kerjasama dengan negara di luar ASEAN, pemerintah Guang Xi China, dan peningkatan teknologi dengan bekerjasama dengan Seamolec/seameo, dan lainnya.

"Jangan heran jika nanti ada anggota ASEAN yang sekolah atau membentuk perusahaan di Bangka Belitung, untuk mepersiapkan hal tersebut jangan sampai anak Babel nantinya tidak bisa mengimbangi perkembangan tersebut, jangan nanti ngomongnya pun tidak bisa, oleh sebab itu kita adakan pertemuan ini, dan dunia pendidikan adalah cara yang terbaik untuk memulainya, tahun 2015 ini sudah terbentuk komunitas ASEAN, dan kita harus bisa mengimbanginya,"tutur Walikota.(rja)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar